Minggu, 03 Juni 2018

Kejari Belawan jangan Permainkan Kasus Korupsi PDAM Tirtanadi

TERKAIT dugaan korupsi IPA Martubung PDAM Tirtanadi melibatkan uang negara senilai Rp58 miliar, bersumber dari penyertaan modal Pemprov Sumut Tahun 2012, yang selama tiga tahun sudah ditangani Kejari Belawan, diharapkan agar lembaga hukum itu jangan menjadikan kasus ini sebagai 'permainan'.

Besar harapan, agar desakan bertubi-tubi yang terus muncul ditujukan kepada Kejari Belawan segera direspon, untuk secara profesional menyelesaikan kasus itu.

Kejari Belawan harus sadar, bahwa mereka tetap akan menjadi 'sasaran tembak' dalam persoalan ini. Bahkan ancaman evaluasi pun menjadi hal wajar. Kinerja mereka yang dinilai lamban, kalau tidak mau dikatakan 'jalan di tempat' dalam penanganan kasus korupsi di PDAM Tirtanadi itu, membuat lembaga peradilan tersebut 'dipandang dengan sinis' oleh masyarakat.

Apakah benar tuduhan yang muncul, bahwa ada kepentingan yang dilindungi dalam kasus ini? Apakah benar tuduhan yang menyebutkan ada 'dalang' yang dilakoni pejabat penting di Tirtanadi? Apakah betul tuduhan yang terus dialamatkan ke Kejari Belawan, bahwa lembaga ini sedang 'mengamankan' banyak hal?.

Baik Kejari Belawan maupun Direksi PDAM Tirtanadi, tentu tidak bisa begitu saja membantah tuduhan-tuduhan dimaksud. Apalagi dengan hanya kata-kata atau statemen. Rakyat sekarang tentu saja tidak bisa begitu saja percaya kata-kata tanpa aksi.

Intinya, masyarakat akan menduga ada sesuatu di balik mandegnya kasus ini. Dan cara membantahnya hanya ada satu, yaitu Kejari Belawan harus menunjukkan kinerja jelas dan terarah.

Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Tiga tahun menangani sebuah kasus dan tak kunjung jelas arahnya, itu adalah sebuah prestasi yang sangat buruk.

Sanksi Pejabat Hukum

Sungguh sia-sia para pejabat di Kejari Belawan belajar hukum dengan segala trik di dalamnya, lalu menjalani jenjang karir hingga sampai pada jabatan sekarang ini, namun pada akhirnya hanya berprestasi seperti penanganan kasus ini.

Lebih sia-sia lagi, bahkan sangat tragis, kalau pada akhirnya kasus ini diambil alih oleh KPK misalnya, lalu terkuak semuanya. Terkuak siapa melindungi siapa. Terkuak siapa saja yang bermain. Dan dampaknya, tersangka bisa saja akan muncul dari berbagai profesi, mulai seorang manajer, hingga pejabat di bidang hukum.

Alangkah tidak eloknya sebuah ending karir, yang gara-gara membela sesuatu, akhirnya harus terhenti dan lebih fatal, bisa menjadi pesakitan. Apakah para pejabat di Kejari Belawan tidak memikirkan sampai kesana?

Dan semua kemungkinan itu menjadi wajar pada saat ini. Dengan lamanya kasus ini 'mengendap' di Kejari Belawan, semua tudingan dan kemungkinan tadi bukan tidak mungkin benar.

Namun penulis merasa yakin, bahwa Kejari Belawan tentu sudah memikirkan segala resiko apabila 'bermain' dalam kasus ini. Penulis juga yakin, bahwa Kejari Belawan tidak mau dianggap gagal, apalagi sampai sengaja tidak meneruskan kasus ini. Penulis yakin, Kejari Belawan masih punya tekad untuk menyelesaikan kasus ini, meski banyak tantangannya.

Sebab, kegagalan dalam penanganan kasus IPA Martubung PDAM Tirtanadi ini, akan berdampak sangat buruk. Termasuk sangat buruk bagi karir siapa pun pejabat hukum yang ada di dalamnya. Dan saya yakin, semua paham akan resiko ini.

Kejari Belawan Gagal

Hanya saja, dengan situasi saat ini, maka semua pihak tentunya masih sampai pada tahap penilaian, bahwa Kejari Belawan gagal dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi IPA Martubung PDAM Tirtanadi ini.

Bicara soal gagal, maka disinilah perlunya ada instropeksi diri. Apakah memang sudah merasa gagal? Atau seperti penulis sebut di atas, masih punya tekad untuk menyelesaikannya? Ini harus ditanyakan kepada diri masing-masing pejabat di Kejari Belawan.

Dengan situasi ini, apakah para pejabat di Kejari Belawan masih merasa pantas duduk di posisinya sekarang? Atau merasa sudah pantas 'angkat bendera putih' lalu mundur teratur?

Dan akan sangat memalukan, apabila kasus besar ini tetap 'mandeg', namun para pejabat di Kejari Belawan masih ingin bercokol disana. Tidak etis! Mundur adalah pilihan paling terhormat.

Dengan mengambil sikap mundur, maka tuduhan yang datang hanya sebatas tidak mampu. Sementara kalau masih ingin bercokol, maka akan muncul pertanyaan, kenapa? Apa yang diperebutkan? Apa yang dijaga? Dan banyak pertanyaan lain.

Tapi kalau merasa masih mampu, pertanyaan kemudian adalah, apakah benar masih mampu? Berapa lama lagi? Tiga tahun apa belum cukup? Jadi sudahlah. Sebaiknya mundur saja para pejabatnya, termasuk Kajari Belawannya.

Kinerja Kejati Sumut

Dalam kasus ini, satu yang jadi pertanyaan penulis adalah, dimana posisi Kejati Sumut? Sebagai 'penonton' saja tanpa ada koordinasi dengan Kejari Belawan?

Karena sangat janggal, apabila dugaan korupsi sebesar itu bisa ditangani Kejari Belawan bahkan selama tiga tahun, tanpa sepengetahuan Kejati Sumut, juga Kejaksaan Agung.

Kalau menurut penulis, sangat mungkin bahwa Kejati Sumut tahu kasus ini. Namun kenapa bisa sampai tiga tahun tak selesai, dan Kejati Sumut serta Kejaksaan Agung tidak ada tindakan apa pun? Apakah memang wajar sebuah kasus mengendap sampai tiga tahun tanpa kejelasan?

Atau apakah ada 'arahan khusus' soal penanganan kasus ini dari Kejati Sumut? Dalam hal ini, Kejati Sumut harus memberitahukan ke publik, apa peran mereka disini. Ini sangat penting, agar publik jangan sampai menduga-duga, bahwa Kejati Sumut punya kepentingan 'mengamankan' kasus ini.

Bahkan menurut penulis, terlepas tahu ataupun tidak tahu soal kasus dugaan korupsi IPA Martubung, maka Kejati Sumut sebenarnya sudah harus ikut dievaluasi, termasuk pimpinannya. Sebab dalam masalah ini, Kejati Sumut juga bisa dinilai ikut lalai, atau tidak mampu mengendalikan anggota.

Evaluasi terhadap Kejati Sumut ini dinilai perlu, demi membersihkan nama Kejaksaan Agung dari dugaan keterlibatan dalam kasus ini.

Saling Evaluasi Kinerja

Intinya seperti ini.

Kalau Kejari Belawan tak ingin dituduh mempermainkan kasus ini, maka segera diselesaikan dengan jelas, terarah, dan tuntas. Kalau Kejati Sumut tak ingin dituding 'bermain', maka segera evaluasi Kejari Belawan, agar dugaan ikut terlibat dalam persoalan ini, jangan sampai muncul. Lalu kalau Kejaksaan Agung merasa bersih, maka segera jugalah lakukan evaluasi ke Kejati Sumut.

Soal, apakah KPK perlu turun tangan, tentunya masyarakat awam berharap seperti itu. Agar KPK langsung mengambil alih setelah tiga tahun tak jelas di tangan Kejari Belawan, tanpa harus menunggu lagi.

Namun apakah ada prosedur yang memungkinkan untuk ini? Bagaimana etikanya kalau sebuah kasus masih ditangani lembaga hukum lainnya? Apakah KPK bisa mengambil alih?

Hanya saja jadi pertanyaan di masyarakat, apakah prosedur itu menjadi penghalang untuk menyelamatkan uang rakyat? Menurut hemat penulis, banyak cara dan jalan, agar kasus ini bisa ditangani KPK. Kalaupun harus ada laporan baru ke KPK, sepertinya itu bukan hal sulit.

Dan diyakini, KPK sebenarnya sudah 'mengendus' kasus dugaan korupsi IPA Martubung PDAM Tirtanadi ini. Sebab, rasanya sungguh aneh, kalau KPK bisa sampai tidak tahu ada kasus dugaan korupsi melibatkan uang puluhan miliar.

Atau apakah KPK lagi mencari cara dari mana memulai? Patut ditunggu juga gebrakan KPK soal kasus dugaan korupsi IPA Martubung PDAM Tirtanadi ini.

Dugaan Korupsi IPA Martubung

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Belawan tengah menangani kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Martubung sebesar Rp58 miliar.

Diduga anggaran tahun 2012 yang bersumber dari Dana Penyertaan Modal Pemprovsu tersebut telah terjadi penyimpangan yang mengakibatkan kerugian negara.

Dari data rincian yang diterima, laporan pengaduan tentang proyek IPA Martubung meliputi pembangunan kantor lapangan, barak, gudang, jalan atau akses, pagar proyek, pembersihan lokasi, papan nama proyek dan lainnya dengan pagu anggaran Rp75.000.000.

Kemudian, perizinan dengan pagu anggaran Rp150 juta. Personil perencanaan, pengadaan dan pelaksanaan, akomodasi, transportasi, air tiket, office dengan pagu anggaran Rp50 juta.

Lalu, pengukuran atau staking out Rp7,5 juta, investigasi atau survei Rp15 juta, utilitas pelaksanaan Rp85 juta, mobiliasasi personil dan peralatan Rp45 juta, pengadaan dan pelaksanaan pembangunan IPA kapasitas minimum 200 liter per detik Rp15.494.727.115, pengadaan pelaksanaan pekerjaan instrumentasi atau SCADA Rp3.491.269.750, pengadaan dan pelaksanaan pembangunan rehabilitasi booster pump existing Rp7.676.874.459, pengadaan pelaksanaan pembangunan rumah daya di IPA Martubung Rp6.109.211.627.

Selain itu, untuk pembangunan kantor seluas 200 m2 meliputi pengadaan sebesar Rp1.449.135.315 dan untuk pelaksanaan chemical building sebesar Rp3.140.386.966. Sedangkan pembangunan sludge lagoon IPA menelan biaya Rp988.531.712.

Lalu, untuk unit bangunan penunjang sebesar Rp2.326.919.475, pengadaan pemasangan pipa transmisi air baku sebesar Rp4.396.041.648, pengadaan dan pelaksanan pembangunan intake Rp7.480.827.223, uji coba Rp25 juta, laporan Rp15 juta. Ada juga untuk pelatihan atau transfer of knowladge sebesar Rp25 juta, pembersihan Rp7,5 juta dan demobilisasi Rp18 juta. (***)

Kamis, 24 Mei 2018

Ini Penjelasan, Mengapa Susu Kecoa Baik untuk Kesehatan

DIANGGAP sebagai hewan menjijikkan, kecoa bisa diolah menjadi susu bernutrisi tinggi yang baik untuk kesehatan. Susu kecoa bahkan disebut sebagai super food.

Munculnya susu kecoa bukanlah hal yang baru. Lebih dari 12 tahun yang lalu, beberapa peneliti menemukan bahwa di bagian saluran pencernaan hewan kecoa berjenis Diploptera Puctata, terdapat kristal protein susu.

Kini susu kecoa sebagai minuman kesehatan semakin mendapatkan perhatian. Kandungan kristal ini juga terdapat dalam kecoa berjenis Pacific Beetle. Dilansir Delish, spesies kecoa ini mengandung kristal potein, yang biasanya digunakan untuk bayi kecoa yang baru lahir.

Uniknya, kandungan kristal protein ini memiliki jumlah protein empat kali lipat lebih tinggi, dibandingkan susu sapi biasa. Susu kecoa juga mengandung asam amino, yang penting untuk pertumbuhan sel, menjaga tubuh tetap sehat, dan kandungan gula untuk pasokan energi.


Meski begitu belum ada penelitian lebih lanjut apakah susu kecoa ini, dapat berguna dan bermanfaat di bidang kecantikan.

"Tingkat pertumbuhan hormon dalam cairan khusus ini masih belum diketahui. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa pertumbuhan hormon dapat menyebabkan jerawat, pada individu tertentu," ungkap Dokter Rachel Nazarian dari Schweiger Dermatology Group.

"Tingkat gula yang tinggi dapat memperburuk kondisi kulit wajah dan kecantikan, karena tingginya kandungan gula bisa mempercepat penuaan kulit," lanjut Rachel.

Dokter Rachel turut menjelaskan bahwa susu kecoa mengandung protein dan lemak, yang vital untuk kesehatan rambut hingga kuku.

Di penelitian sebelumnya, yang diterbitkan di jurnal International Union Of Crystallography di tahun 2016. Peneliti menemukan bahwa cairan kristal ini, merupakan makanan komplet dengan kandungan protein, lemak, dan gula. Kandungan protein yang sangat stabil, membuat susu kecoa bisa jadi suplemen protein yang luar biasa.


Tertarik mencoba?

sumber: topmetro.com

Selasa, 15 Mei 2018

10 Tips untuk Melindungi Ginjal dan Menjaga Kesehatan


SETIAP tiga puluh menit, ginjal menyaring semua darah di tubuh. Mengeluarkan racun dari darah, mengeluarkannya dalam air kencing, dan mencegah kerusakan pada semua organ tubuh. Ginjal juga mengatur keseimbangan alkalin/asam dalam tubuh, mencegahnya menjadi asam berbahaya. Itu sebabnya, kita sangat perlu melindungi ginjal dan menjaga kesehatan.

Kita harus paham, fungsi ginjal sangat penting. Dan kinerja ginjal juga sangat berat. Misalnya, mengatur asam dan racun yang merupakan pekerjaan berbahaya. Dan ginjal sangat rentan terhadap racun yang berlebihan jika kita tidak melindunginya.

JENIS PENYAKIT GINJAL

Ada tiga jenis penyakit ginjal yang serius, yaitu  gagal ginjal akut, penyakit ginjal kronis, dan penyakit ginjal stadium akhir.

  • Gagal ginjal akut (GGA) adalah ketika ginjal tiba-tiba berhenti bekerja karena cedera atau menelan zat beracun.
  • Ginjal bisa secara bertahap kehilangan kemampuan berfungsi. Biasanya karena penyakit ginjal kronis (PGK). Seringkali, tidak ada gejala PGK sampai kondisinya sudah lanjut. Kemudian pasien mungkin mengalami mati rasa atau bengkak di tangan dan kaki, sering buang air kecil, mual, anemia, dan nafsu makan yang buruk.
  • Akhirnya, penyakit ginjal stadium akhir (PGSA) adalah kondisi serius di mana tidak ada atau sedikit sekali fungsi ginjal yang tersisa. Kerusakan pada ginjal sudah permanen. Pada titik ini, seorang pasien kemungkinan besar harus transplantasi ginjal.
  • Kanker ginjal, meski tidak umum, tampaknya semakin meningkat. Pada tahap awal, ada beberapa gejala. Saat kanker berkembang, gejalanya mungkin termasuk darah dalam urin, demam yang datang dan pergi, kelelahan, nyeri punggung, dan penurunan berat badan. Kanker ginjal dapat diobati dengan pembedahan, radiasi, dan berbagai macam obat. Tergantung pada lokasinya, ukuran, jenis, dan kesehatan keseluruhan pasien.

APAKAH ADA KABAR BAIKNYA?

Ternyata, penyakit ginjal sangat bisa dicegah. Ada sepuluh langkah yang dapat Anda ambil untuk menjaga ginjal tetap sehat dan kuat.

Sepuluh Langkah Untuk Menjaga Ginjal Anda Sehat:

1. Minumlah air secukupnya. Ini adalah langkah paling penting untuk menjaga ginjal tetap kuat.  Minimal, Anda minum satu setengah ons air untuk setiap pon berat badan Anda, jadi seorang pria seberat 200 pon akan minum 100 ons air setiap hari. Minum lebih banyak setelah olahraga berat atau jika Anda tinggal di iklim kering.
2. Konsumsi probiotik setiap hari. Probiotik (bakteri baik) membantu ginjal Anda memproses bahan limbah dan berkontribusi terhadap kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Uji klinis terbaru yang melibatkan pasien dengan penyakit ginjal kronis menemukan bahwa kelompok yang menggunakan probiotik meningkatkan skor tes fungsi ginjal serta kualitas hidup secara keseluruhan.
3. Turunkan asupan fosfor Anda. Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, fosfor terakumulasi dalam tubuh. Ini menyebabkan kondisi berpotensi serius, seperti gangguan tulang dan jantung, serta pengapuran (pengerasan) jaringan. Fosfor ditemukan di sebagian besar makanan. Minuman ringan berkarbonasi dan makanan olahan, juga memiliki kandungan fosfor yang sangat tinggi. Anda hanya membutuhkan 800 mg hingga 1.200 mg fosfor setiap hari. Jumlah yang lebih tinggi akan dibersihkan dari tubuh oleh ginjal yang sehat.
4. Minum jus hijau. Bantuan makanan hijau baik dalam detoksifikasi. Misalnya jus cilantro, ramuan yang ramah ginjal, dengan air, jus lemon, dan madu. Jika Anda tidak suka jus, suplemen hijau adalah alternatif yang baik.
5. Makan makanan yang mendukung ginjal, selain ketumbar dan peterseli yang relatif, cobalah ini:
    - Semangka
    - Cranberry
    - Bluberi
    - Stroberi
    - Apel
    - Kubis
    - Kol bunga
    - Paprika
    - Bawang putih
    - Bawang
    - Minyak zaitun
6. Menurunkan berat badan. Obesitas telah dikaitkan dengan peningkatan kemungkinan mengembangkan kanker ginjal.
7. Hindari penghilang rasa sakit. Terutama obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID), seperti aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin, Nuprin), naproxen (Aleve), dan acetaminophen (Tylenol). Produk seperti ini sangat keras pada ginjal. Lebih buruk lagi, para peneliti telah menemukan bahwa obat-obatan ini meningkatkan risiko mengembangkan kanker ginjal. Jangan pernah mencampur NSAID dan alkohol.
8. Mandi di Garam Epsom. Ini adalah ukuran detoksifikasi dasar. Menghilangkan limbah dan racun memberi dorongan pada ginjal Anda sekaligus meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.
9. Kontrol tekanan darah. Tekanan darah tinggi dan diabetes adalah dua ancaman besar bagi fungsi ginjal Anda. Mengontrol gula darah dan tekanan darah adalah taruhan terbaik Anda untuk mempertahankan fungsi ginjal normal.
10. Hentikan merokok atau penggunaan tembakau lainnya. Racun merusak ginjal Anda.
Kita semua setuju, bahwa merawat ginjal sangat bermanfaat. Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan, termasuk kesehatan ginjal kita.

Senin, 14 Mei 2018

Teroris Musuh Manusia

PENDUKUNG teroris selalu berkata, isu bom untuk mencoreng nama Islam. Padahal, para pendukung teroris itu sendiri yang menyeret nama Islam, ketika yang lain murni bicara soal teroris...

Kita sudah lihat sendiri.., semua pembenci teroris tidak ada yang menyangkutkan aksi teror dengan agama mana pun. Semua sepakat, itu perbuatan ORANG TAK BERAGAMA. Semua sepakat teroris adalah musuh bersama semua umat beragama. Teroris adalah musuh Islam. Teroris musuh Kristen. Teroris musuh Budha. Teroris musuh Hindu. Teroris musuh Kong Hu Chu. Teroris musuh semua penganut aliran keprcayaan. Dan lebih tegasnya, teroris adalah musuh manusia.

Artinya..., pendukung teroris itu, selain tak beragama, juga bukan manusia. Dan memang, kalau tidak manusia, tidak mungkin punya agama.

Lalu siapakah pendukung teroris yang tidak beragama dan bukan manusia itu...?

Dengan jelas dan transparan bisa kita lihat dari sikap mereka terkait aksi teroris, termasuk yang terjadi di Mako Brimob dan Surabaya kemarin.

Ada yang dengan mudah mengatakan bahwa itu adalah rekayasa dan tak mengakui, bahwa teroris itu ada. Yang lebih ekstrim, bahkan terang-terangan mendukung dengan mengatakan, itu adalah sebuah kewajiban. Lalu ada beberapa kader parpol yang juga sama sekali tidak menunjukkan simpati.

Lalu bagaimana sikap kita...?

Kalau sudah jelas siapa pendukung teroris, maka kita bisa turut andil menghabisi gerakan teroris, atau setidaknya mengurangi ruang gerak mereka.

Bisa kita mulai dengan menjaga lingkungan dari orang asing atau pendatang. Lalu awasi juga para pendukung parpol atau ormas yang punya benang merah dengan teroris.

Dan paling utama, di Pemilu 2019, mari kita habisi mereka dengan tidak mencoblos parpol yang secara terang-terangan mendukung teroris. Juga mari kita habisi papol pendukung ormas anti-Pancasila dan parpol yang anti-Pancasila. Jangan biarkan mereka ada di legislatif tingkat mana pun. Jangan biarkan cakada dukungan mereka menang.

Stop aksi mereka dengan total...!!

Salam...

Rabu, 09 Mei 2018

Melihat Para Pekerja Seks dari Sudut Pandang Lain

PEKERJA seks komersial maupun bintang porno hampir selalu dipandang rendah. Mereka yang memanfaatkan tubuhnya sendiri dan nafsu birahi orang lain untuk mencari nafkah dianggap tak sejajar dengan orang-orang yang mengandalkan otot, otak dan keterampilan khusus. Stigma-stigma negatif pun tak terelakkan: perempuan murahan, tak bermoral, berkemampuan finansial rendah sampai terpaksa menjual tubuh, bodoh, dan lain sebagainya. 

Padahal, segala hal di dunia ini, termasuk identitas para pekerja seks komersial, bisa saja dipandang dengan cara yang lain, tidak monolitik dan penuh apriori.

Beberapa waktu lalu, situs Independent membuat laporan tentang buku karya Julia Fullerton-Batten yang berisi potret-potret para pekerja seks komersial. Buku bertajuk The Act itu memuat gambar perempuan-perempuan mulai dari escort, bintang porno, penari striptis, hingga dominatrix. Benang merah dari semua gambar tersebut adalah adanya elemen pertunjukan yang coba disuguhkan para perempuan yang melibatkan seksualitas dalam pekerjaannya.

Kepada Independent, Fullerton-Batten menyampaikan, “Saya penasaran terhadap motivasi perempuan-perempuan, yang beberapa di antaranya berpendidikan tinggi, untuk terjun ke industri seks secara sukarela dan mengabaikan stigma sosial serta penolakan dari keluarganya.”

Kendati bukunya berisi potret-potret perempuan pekerja seks, Fullerton-Batten menghindari kesan pornografis di dalamnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa The Act memuat ketelanjangan, tetapi tidak melibatkan hubungan seksual sepasang manusia sebagaimana jamak ditemukan dalam pornografi. Untuk menekankan penggambaran perilaku dan aktivitas para perempuan ini, alih-alih mengeksploitasi sensualitas tubuh mereka, Fullerton-Batten memotret aktivitas dan perilaku yang jarang ditangkap dalam representasi pekerja seks di media populer. Aktivitas yang lain ini tak selalu berkaitan dengan tindakan seksual.

Tentu saja, sebagaimana publikasi berkonten erotis lainnya, The Act berpotensi melahirkan kontroversi. Hal ini dikarenakan erotisisme merupakan hal sensitif dan bersifat subjektif. Patung-patung dewa Yunani yang sering digambarkan tanpa penutup tubuh, lukisan Era Reinassance, atau relief Candi Hindu saja bisa dianggap pornografi alih-alih dipahami sebagai seni. Maka, tak heran jika sebagian besar masyarakat mempertahankan stigma buruk para bintang porno atau pekerja seks komersial karena pemahaman mereka hanya terbentuk dari sudut pandang tunggal saja.

Banyak yang menganggap pornografi hanya diperuntukkan bagi laki-laki. Kamera lebih sering menyoroti kaum hawa yang tengah melakukan aksi-aksi seksual terhadap laki-laki -yang oleh Laura Mulvey disebut sebagai male gaze. Terlepas dari konteks pornografi, jamak pula representasi perempuan yang tidak terlepas dari kepentingan tontonan laki-laki.

Dalam esai berjudul "Visual Pleasure and Narrative Cinema", Mulvey mengutip pemikiran Freud bahwa hal ini terkait dengan scopophilia yaitu kenikmatan seksual yang didapat dari menyaksikan objek tertentu dalam film. Mulvey berargumen bahwa film-film kerap menempatkan perempuan tidak hanya sebagai objek erotis lawan main dalam cerita, tetapi juga sebagai objek erotis bagi para penonton film-film tersebut.

Apakah pendapat Mulvey selalu terbukti? Industri pornografi Jepang merupakan mencoba memberikan alternatif.

Meski masih berada di bawah dominasi male gaze, sejak 2014, BBC sudah mewartakan adanya tren pembuatan film porno untuk khalayak perempuan di Jepang. Film porno untuk perempuan berkebalikan dengan male gaze: yang lebih banyak disorot kamera adalah aktor laki-laki. Inilah female gaze itu. Kecenderungan ini dimulai setelah banyak produser menyadari pasar perempuan yang dianggap potensial untuk disasar.

Dalam video BBC tersebut, tampak sejumlah perempuan yang terlibat di dalam proses pembuatan female gaze pornography. Eri Makino, sang sutradara, menyatakan bahwa pornografi untuk perempuan ini berupaya untuk mengakomodasi target pasar yang kerap kali kesulitan membangun relasi romantis serta mendapatkan kenikmatan seksual di tengah atmosfer seksualitas yang dikuasai oleh laki-laki. Tidak hanya aktivitas seksual saja yang dikedepankan dalam pornografi untuk perempuan ini, tetapi juga nilai-nilai intimasi, keromantisan, pemuasan kebutuhan seksual perempuan.

Tak Melulu Alasan Uang
Memang benar bahwa industri seks menawarkan bayaran besar dengan upaya yang -bagi sebagian orang- dianggap sangat minimal. Namun tak melulu alasan finansial yang sering disalahpahami itu yang mendorong seseorang menjadi bintang porno.

Dalam The Pornography Industry: What Everyone Needs To Know, Shira Tarrant (2016) mengangkat opini Nina Hartley, aktris porno yang juga seorang pengajar, yang menyatakan bahwa ia bergabung dalam industri pornografi lantaran senang melakoninya. “Saya punya kecondongan seksual seperti halnya Mozart dengan kecondongan musikal… dan hidup dengan seksualitas yang terbuka bagi publik telah sejak awal saya anggap natural seperti bernapas,” demikian pernyataan Hartley.

Hartley bukanlah satu-satunya aktris porno yang berprofesi sebagai pengajar. Sederet aktris porno seperti Laurie Wallace, Tera Patrick, Shy Love, Asia Carrera, TJ Hart, dan Annie Sprinkle juga dikabarkan memegang gelar dari universitas. Bahkan, beberapa di antara aktris tersebut ada yang meraih gelar PhD, dan menyelesaikan lebih dari satu bidang studi.

Stigma lainnya yang kerap dikenakan kepada para pelakon video porno atau pekerja seks komersial adalah mereka pernah mengalami pelecehan atau kekerasan seksual saat kecil sehingga memilih atau terpaksa terjun di bidang ini. Dilansir attn, studi yang dilakukan Griffith et. al. (2012) menemukan bahwa hanya 36% dari 177 aktris porno yang disurvei yang pernah mengalami kekerasan seksual.

Terlepas dari cap-cap buruk yang dilekatkan kepada mereka, para aktris porno ini juga dilaporkan memiliki penilaian diri lebih tinggi, perasaan positif, dukungan sosial, serta kepuasan seksual yang di atas rata-rata.

sumber: tirto.id

Ketika KPK tak Lagi Sakral

STATUS tersangka korupsi ataupun suap adalah sebuah situasi yang paling tidak diinginkan siapa pun. Status ini akan memberikan dampak buruk yang sangat besar bagi siapa pun penyandangnya. Karir politik akan hancur. Apa pun yang telah dirintis selama bertahun-tahun, akan rusak. Belum lagi beban yang akan ditanggung keluarga.

Kalau memang benar yang bersangkutan melakukan kesalahan yang ditersangkakan, masih bisalah dikatakan, semua kehancuran tadi adalah bagian yang harus diterima, akibat perbuatannya sendiri.

Tapi, bagaimana pula kalau ternyata yang ditersangkakan korupsi itu, sama sekali tidak melakukannya atau tidak tahu-menahu soal apa yang dituduhkan tersebut. Ini tentu akan menambah beban moral yang harus ditanggungnya. Akan muncul rasa emosional, dimana status tersangka sudah diumumkan ke publik, sementara yang bersangkutan tidak pernah melakukannya, atau setidaknya belum ada bukti.

Ini sebabnya, penetapan status tersangka oleh KPK, apalagi yang dilakukan secara kollektif seperti di Sumatera Utara, baru-baru ini, hendaknyalah dilakukan melalui proses sangat ketat. Bukan hendak mengatakan bahwa KPK tidak melakukannya. Tapi ini adalah harapan, agar jangan ada orang tak bersalah menjadi tersangka.

Sebagai contoh adalah, penetapan tersangka suap hak interpelasi yang melibatkan mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Soal ini telah ditetapkan tersangka secara bertahap. Dimulai dari lima unsur pimpinan, menyusul enam anggota DPRD Sumut. Lalu terakhir 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut, menyusul ditetapkan tersangka oleh KPK.

Semua ditetapkan berdasarkan sebuah catatan, yang katanya mereka ada terima uang. Semua tanpa bukti tanda terima. Lalu ada tuduhan, secara bersama-sama. Kalau secara bersama-sama, kenapa penetapannya tidak serentak? Lalu kenapa tidak seluruhnya jadi tersangka?

Di DPRD Sumut memang ada oknum (salah satu unsur pimpinan) yang suka memainkan APBD. Untuk penetapan APBD, katanya, harus ada semacam kesepakatan. Dan yang jelas ada aroma suap. Inilah yang disebut dengan uang ketok palu itu.

Lalu untuk urusan ini, ada yang memang aktif terlibat dan biasanya terima sesuatu sebelum penetapan. Lalu ada yang tidak begitu berperan dan terima sesudah penetapan.

Lalu ada yang memang sama sekali tidak tau. Apakah yang sama sekali tidak tahu-menahu soal atur mengatur ini dapat bagian juga? Sebenarnya tidak. Kalaupun ada uang yang sampai ke tangan mereka, itu hanya berupa uang rapat dan lain-lain.

Lalu dalam kasus suap hak interpelasi kemarin, semuanya disamaratakan menjadi terlibat dengan penyebutan uang yang diterima kisaran Rp200-350 juta. Padahal kenyataannya tidak demikian. Yang terjadi adalah, upaya membuat daftar terima uang, agar ada semacam laporan untuk mempertanggungjawabkan uang yang sudah kadung dikeluarkan. Disinilah pada akhirnya, yang tidak tahu apa-apa itu ikut menjadi korban.

Lalu kemana uang besar tadi sebenarnya digunakan, kalau bukan untuk dibagi-bagi? Tidak diketahui jelas kemana. Tapi yang pasti, ketika itu, tiga kali berganti Kapolda Sumut dan tiga kali berganti Kajati Sumut, kasus ini tak kunjung usai. Hingga kemudian terjadi OTT oleh KPK, yang memang sudah mengendus masalah suap ini.

Kemudian yang jadi pertanyaan, bagaimana mungkin kasus sepenting itu seakan-akan menjadi 'recehan'. Belum ada pemeriksaan dan belum tahu siapa tersangka, namun ada beberapa anggota DPRD Sumut yang sudah mengetahui kapan akan ada pemeriksaan dan berapa orang yang jadi tersangka. Mereka ini seolah-olah berperan menjadi Juru Bicara KPK. Seolah-olah mereka punya akses ke dalam KPK. Jelas ini sebuah pertanyaan.

Lalu soal penetapan tersangka terakhir dengan jujmlah 38, juga menjadi pertanyaan, bagaimana cara dan prosedurnya. Bagaimana caranya, kok yang dijadikan tersangka belum tahu apa pun hasil pemeriksaan, tetapi nama-nama mereka sudah beredar di media massa? Apakah demikian prosedur yang berlaku di KPK, yakni umumkan dulu nama tersangka di media, baru kirim suratnya ke masing-masing personal?

Ada salah satu tersangka dari 38 orang yang baru ditetapkan, yang menarik perhatian. Dia ini adalah inisiator hak interpelasi kepada Gubsu, karena Gubsu mengganti pejabat-pejabat eselon III tak sesuai aturan dan menyebabkan keresahan di masyarakat. Namun sebagaimana diketahui, pada saat voting di paripurna, partainya malah menjadi penentang interpelasi.

Yang jadi pertanyaan, apakah KPK mengetahui jalan cerita, bagaimana partai yang menginisiasi interpelasi menjadi penentang interpelasi? Mungkin KPK tidak mendalami, bahwa seseorang tadi telah menjadi musuh bersama di kalangan anggota dewan karena sikapnya menginisiasi interpelasi tadi. Pengurus DPP partainya pun sampai turun tangan dan menjadikan dia menjadi ketua fraksi partai mereka, mungkin dengan tujuan, agar dia lebih punya kekuatan terkait hak interpelasi tadi.

Kenyataannya, posisi dia sebagai musuh bersama malah semakin dalam. Internal partai termasuk ketua partainya di Sumut ikut menghambat segala langkahnya. Eksternal partai pun ikut memperbesar masalah karena menganggap dia adalah 'duri dalam daging'. Konflik antara dirinya dengan internal partai serta luar partai termasuk dalam penetapan alat kelengkapan di DPRD Sumut pun ramai di media massa.

Lalu kembali ke tuduhan secara bersama-sama atau bekerja bersama-sama dalam menerima suap hak interpelasi yang dituduhkan, bagaimana mungkin dia masih diikutkan kerjasama, sementara dia sudah dianggap sebagai musuh bersama? Dan dalam penetapan tersangka kemarin, apakah kajian KPK sampai ke hal-hal seperti ini?

Perkenalkan, ini Bos Baru WhatsApp

SETELAH pengunduran diri Chief Executive Officer dan Co-Founder WhatsApp Jan Koum, Facebook dengan cepat memperkenalkan penggantinya sebagai bos baru WhatsApp, yaitu Chris Daniels.

Pria ini salah satu eksekutif produk Facebook yakni internet.org -situs yang menghadirkan layanan internet gratis- dan pengabdiannya di Facebook sudah lebih dari tujuh tahun.

Salah satu kesuksesan kepemimpinan Daniels di internet.org yakni berhasil memulihkan jaringan infrastruktur nirkabel yang buruk. Sehingga dia dipercaya menangani WhatsApp kendati tidak pernah bersentuhan.

Saat kepemimpinan Jan Koum, WhatsApp dijaga dari penyisipan iklan dalam layanannya dan saat ini pasar terbesar WhatsApp adalah masyarakat Brasil dan India.

Pengalaman inilah menjadi kunci Daniels menjalankan WhatsApp, yang masih memilah model bisnisnya hampir empat tahun setelah Facebook mengakuisisi WhatsApp sebesar 19 miliar dolar AS.

Kala WhatsApp dipimpin Koum, ia berjanji untuk menjaga WhatsApp bebas iklan, meskipun aplikasi ini sekarang dimiliki oleh salah satu perusahaan periklanan terbesar di dunia.

Rombak Struktur Organisasi

Selain itu, Facebook sendiri dikabarkan dalam waktu dekat akan merombak struktur organisasinya, yang terbesar dalam sejarah, sejak berdirinya awal tahun 2014.

Orang Kaya Baru

Mengenal lebih jauh sosok mantan bos WhatsApp, Jan Koum, Google dan Facebook sempat berebut untuk mengakusisi WhatsApp yang saat itu berkembang pesat.

Hingga tahun 2013, Jan Koum bersama Brian Acton setuju untuk menjual WhatsApp ke Facebook dengan nilai sebesar 19 miliar dolar AS. Ini menjadikan keduanya sebagai orang kaya baru karena perjuangan mereka mengembangkan aplikasi WhatsApp.

Jan Koum sendiri setelah aplikasinya berhasil dibeli perusahaan Facebook, kekayaannya melonjak drastis sebesar 6,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp80 triliun dan tahun 2015 kemudian kekayaannya naik sebesar 7,9 miliar dolar AS sekitar Rp109 triliun menurut versi majalah Forbes.

sumber: topmetro.news

Selasa, 08 Mei 2018

Thats Very Old Cassettes...

SAYA mengenal dunia kaset sejak masih SD, tentunya dari bapakku. Beliau dulunya (tahun 1970-an) memiliki amplifier Sansui 6600, deck Akai, dan speakers Technics. Beberapa waktu belakangan kemudian dia tambah dengan eq Akai...

Selera bapakku adalah lagu-lagu yang untuk ukuranku sangat tua, seperti Pat Boone, Jim Reeves, dan lain-lain. Tapi pengaruh Beatles juga merambah ke rumah karena saya ingat, bapakku punya juga kaset Beatles, di samping grup lain Rolling Stones, Hollies, Marmalades, Everly Bros, dll (entah kemana kaset itu sekarang). Selain itu Beliau menyukai Ebiet G Ade.

Saya bahkan mengenal nuansa rock dari kompilasi milik bapakku, Sweet And Sentimental 2 rekaman Tops, di mana lagu pertamanya adalah Always Somewhere dari Scorpions. Di kaset ini juga ada lagu Hollies berjudul When I'm Yours, yang hanya pernah saya temukan di kaset ini. Di kaset lain, baik kompilasi maupun The Best Hollies, saya belum pernah ketemu.

Dulunya saya kurang paham soal rekaman-rekaman apa yang sering dibeli bapakku. Mulai SMP barulah saya mulai mengenal fisik kaset itu. Saat itu kebetulan mulai pemunculan kaset dengan cover yang lebih modern tanpa foto tempel dan juga mulai kemunculan pita BASF yang era itu sangat digandrungi, namun di masa ini kurang diminati karena masalah daya tahan.

Seiring dengan tahap pengenalanku pada fisik kaset..., saya pun membeli kaset pertama saya yaitu The Best Of ABBA Kings Record (kalau nggak salah tahun 1982). Lalu diikuti kaset demi kaset.

Dan nuansa rock mempengaruhiku saat saya membeli Golden Slow Rock rekaman GL yang berisikan Scorpions (Always Somewhere/Fly People Fly), Nazareth (Love Hurts/I Don't Want To Go On Without You), Deep Purple (Soldier Of Fortune/When A Blindman Cries), Rolling Stones (Angie/I Got The Blues), Rainbow (Temple Of The King/Catch The Rainbow), Bad company (Love Me Somebody/The Way I Choose), Queen (Love Of My Life/Bohemian Rhapsody). Masing-masing grup dua lagu..., satu di sisi A dan satu di sisi B. Kaset ini kemudian menjadi favorit saya saat itu dan menjembatani saya membeli kaset-kaset grup yang ada di dalamnya dan mempengaruhi selera musikku hingga saat ini.

Era kaset di mana saya mulai membeli pun mempengaruhi selera dalam hal fisik kaset. Saya sama sekali tidak suka yang foto tempel, karena menurut saya itu kaset jadul dan nggak modern. Ternyata terbawa hingga saya juga nggak suka rekaman Yess, Monalisa, Golden Bridge, dan lain-lain yang pake foto tempel. Apalagi yang pake foto tempel itu, selain, menurut saya, covernya monoton, juga tidak punya lirik.

Waktu berlalu hingga era lisensi, di mana saya sempat juga beli beberapa waktu, namun terasa ada yang nggak pas. Banyak perbedaan, mulai cover yang menurutku tak menarik, hingga kualitas pita dan rekaman. Belum lagu suasana nuansamatik yang tak terasa sama sekali...

Lalu mulailah merambah ke lapak-lapak kaset bekas yang saat itu masih banyak beredar di Medan. Kembali saya menemukan sesuatu yang hilang saat kaset-kaset era bajakan resmi yang nuansamatik full, teronggok di lapak.

Dan lagi-lagi, tetap saja pengaruh lama membuat saya tak menyentuh kaset berfoto tempel. Namun seiring waktu, karena desakan keberadaan album-album tertentu yang kadang hanya dikeluarkan perekam tertentu dan karena kaset nuansamatik juga makin susah didapat, maka rekaman Yess, Golden Bridge, dan Monalisa pun mulai masuk rak kaset. Namun belum untuk kaset-kaset yang menurutku terlalu jadul, seperti Lolita, Starlite, dan lain-lain, termasuk yang dikenal dengan kaset hitam putih.

Hingga kemudian saya bergabung dengan sebuah blog yang membahas soal kaset. Beberapa teman di sana kemudian membahas album demi album nuansamatik dan banyak di antaranya adalah dari kaset super jadul itu.

Hampir bersamaan saya juga mulai merambah dunia maya mencari kaset, mulai dari toko online hingga facebook. Ketika kaset super jadul diulas di blog tadi, maka kemunculan kaset-kaset super jadul di toko online dan facebook mulai menarik perhatian. Ditambah makin banyaknya album yang saya tahu saya belum punya, dan hanya ada di kaset super jadul itu, maka saya pun mulai tertarik membelinya. Hingga akhirnya malah suka, walau belum seperti kegandrunganku pada rekaman Team. Dan akhirnya, walau belum banyak, saya kini sudah mengoleksi kaset-kaset super jadul.

Untuk urusan pita, memang kaset super jadul kebetulan rata-rata berpita maxell atau TDK, sehingga daya tahan sangat teruji. Namun untuk kualitas rekaman, bisa dikatakan tidak merata. Apakah karena pengaruh usia atau teknologi saat itu, kaset-kaset super jadul kadang ada yang kualitas suaranya prima, namun ada juga yang tidak begitu prima.

Tapi kadang justeru di situ salah satu daya tariknya. Karena dengan suara yang agak kasar, kalau dengar lagu blues malah seperti terbawa ke masa lalu dengan nuansa suara seperti tadi. Kita seperti duduk di sebuah bar tempo dulu yang sedang memutar lagu-lagu blues dengan sound seadanya. Sungguh nuansa yang tak akan ada ditemukan di mana pun...

Tapi saya pikir, tentu kurang enak didengar kalau untuk lagu-lagu hard rock yang butuh suara keras atau prog yang butuh suara yang lebih 'open' dan detail. Itu sebabnya, untuk kaset super jadul itu, saya lebih memilih untuk album-album blues...

Horas...!
Long Live Rock And Blues...

Minggu, 06 Mei 2018

Tips Cara Merawat Kulit Normal

KALAU Anda memiliki kulit normal, maka Anda termasuk orang beruntung. Itu karena kulit normal sebenarnya tidak membutuhkan perawatan khusus. Yang dibutuhkan lebih kepada untuk mempertahankan kenormalan tadi.

Itu sebabnya, kulit normal merupakan jenis kulit yang cara perawatannya terbilang mudah dibandingkan dengan perawatan jenis kulit lainnya. Berbeda dengan jenis kulit kering yang terlihat kusam, kulit normal tampak lebih cerah dan berseri.

Meski demikian, pada keadaan tertentu kulit normal juga berpotensi sedikit berminyak dan kering di beberapa bagian. Namun jenis kulit normal ini jarang sekali dihinggapi masalah-masalah kulit seperti jerawat atau iritasi.

Karena memang normal, maka kadar kelembabannya pun cukup, pori-pori lebih kecil, dan tekstur kulit halus. Sehingga memang sekilas terkesan sempurna dan tidak memerlukan perawatan ekstra.

Lalu apakah kulit normal menjadi tidak butuh perawatan?

Seperti disebutkan di atas, memang tidak butuh perawatan khusus. Tetapi, tetap saja harus ada perawatan dan penjagaan kesehatan secara rutin. Sehingga kenormalan tadi, tidak terganggu.

Di bawah ini adalah cara merawat kulit normal:

Rajin membersihkan wajah

Membersihkan wajah secara teratur adalah yang paling utama dilakukan. Terutama setelah beraktivitas untuk membersihkan wajah dari debu atau setelah menggunakan kosmetik untuk menghilangkan sisa kosmetik, juga sebelum mandi. Pakai sabun mandi dan pembersih muka ringan. Telapak tangan harus keadaan bersih ketika membasuh wajah. Gunanya agar kotoran di tangan tidak berpindah ke kulit wajah.

Atur frekuensi pembersihan

Berikutnya adalah mengatur rentang waktu yang tepat untuk membersihkan wajah. Poinnya, jangan terlalu sering dan jangan terlalu jarang. Membersihkan wajah sekali sehari atau keseringan, bisa menimbulkan masalah bagi kulit normal. Malas akan membuat kotoran dan sel kulit mati, sehingga wajah mudah berjerawat dan kusam. Kalau terlalu sering berpotensi menjadikan kulit wajah kering atau malah berminyak.

Jangan gunakan scrub atau sikat pembersih

Penggunaan scrub atau sikat pembersih kulit sebaiknya dihindari karena berpotensi merusak kulit.

Pilih produk kecantikan ringan

Kulit normal memang sangat mudah beradaptasi dengan kosmetik jenis apa pun. Namun meski demikian, Anda tetap harus memperhatikan jenis atau kandungan bahan produk kecantikan yang digunakan. Pilih pelembab wajah ringan, memiliki kelembaban seimbang, dan mengandung antioksidan. Untuk pembersih wajah, Anda sebaiknya memilih pembersih yang mengandung air, karena lebih lembut.

Hapus make up sebelum cuci wajah

Usai menggunakan make up, bersihkan dulu riasan dengan pembersih make up. Ini gunanya agar sisa-sisa make up terangkat sempurna dari wajah dan tidak menyumbat pori-pori kulit wajah. Pastikan langkah-langkahnya sudah tepat. Setelah itu, baru bersihkan wajah dengan sabun pencuci muka.

Gerakan memutar saat membersihkan

Perawatan kulit normal memang tak terlalu khusus. Namun tetap juga membutuhkan perawatan tepat agar kesehatannya tetap terjaga. Salah satu cara sederhana merawat kulit normal yang bisa anda lakukan sendiri adalah dengan melakukan gerakan tangan memutar ketika membersihkan wajah. Yakni mulai dari tengah wajah, ke atas, samping, lalu ke bawah. Selain untuk relaksasi, gerakan ini juga untuk mengangkat keluar kotoran-kotoran di pori-pori kulit wajah.

Kebiasaan baik dan gaya hidup sehat

Terakhir dan terpenting adalah gaya hidup. Meski kulit normal, tapi perlu juga didukung dengan gaya hidup yang sehat. Untuk itu, Anda disarankan mengkonsumsi sayur-mayur dan buah-buahan segar, yang bermanfaat untuk kulit dan kaya antioksidan. Lalu penuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari. Kemudian jaga waktu istirahat yang cukup untuk menjaga kondisi badan dan kulit tetap sehat dan bugar.

sumber: topmetro.news

Jangan Tertipu, Pahami Cara Menghitung Premi Asuransi Mobil

APAKAH Anda sudah tahu cara menghitung biaya asuransi mobil? Seringkali kita merasa kesal atau kurang berterima dengan pembiayaan asuransi yang harus kita lunasi. Benarkah kita ditipu? Atau jangan-jangan kita yang belum memahami cara menghitung premi asuransi mobil?

Memang sudah menjadi kelaziman, bagi kita, selain belum terlalu menyadari pentingnya asuransi mobil, cara menghitung segala pembiayaannya juga menjadi persoalan tersendiri. Masih banyak di antara kita yang masih bingung soal hitung-hitungan biaya premi asuransi.

Padahal, sebenarnya, tidak perlu bingung soal penghitungan premi asuransi ini. Sudah ada ditentukan dalam Surat Edaran dari Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.05/2015, bagaimana jumlah nilai tarif premi asuransi mobil. Jadi semua ada diatur sesuai hukum berlaku. Dengan memahami ini, maka kita bisa terhindar, atau setidaknya komplain, apabila dirasa ada pembiayaan yang tidak seharusnya.

Dalam memahami tata-cara menghitung biaya premi ini, maka kita ketahui terlebih dahulu jenis asuransi kendaraan yang tersedia, antara lain, asuransi mobil Total Lost Only (TLO) dan All Risk/Comprehensive.

Pada dasarnya, semua jenis ini ditujukan untuk melindungi dari kerugian. Tentu saja, sesuai dengan namanya, maka cakupan perlindungan di antara kedua asuransi ini berbeda. Jadi, Anda bisa dengan bebas memilih asuransi tersebut, sesuai dengan kemampuan dan tentunya kebutuhan.

ASURANSI MOBIL TLO

Jenis asuransi TLO ini hanya memberi penggantian, seandainya kendaraan mengalami kerusakan parah, hingga di atas 70 persen. Atau dengan kata lain, sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Asuransi jenis ini juga mencover, apabila kendaraan kita hilang atau dicuri.

Apabila kita membeli mobil secara kredit, asuransi TLO ini biasanya sudah menjadi satu kesatuan dengan pembayaran pertama, dimana besaran preminya juga tergantung dari lamanya jangka waktu kredit. Semakin cepat masa tenor kreditnya habis, maka besaran premi akan semakin rendah.

ASURANSI ALL RISK

Ini berbeda dengan TLO. Cakupan atau perlindungan lebih luas bisa Anda dapatkan apabila menggunakan asuransi jenis All Risk/Comprehensive. Asuransi ini akan mengcover kerusakan yang kecil maupun besar. Kerusakan yang kecil pun, seperti lecet akibat diserempet misalnya, atau lampu mobil retak, bisa dicover dengan asuransi ini.

Tapi tentu saja, bila dibanding asuransi TLO, maka biaya premi All Risk ini akan lebih tinggi. Kemudian jangan lupa, perusahaan asuransi akan mengenakan biaya premi tambahan, apabila usia kendaraan di atas lima tahun. Untuk penambahan ini diatur, besaran minimal lima persen.

ASURANSI KOMBINASI

Kemudian ada asuransi yang mengkombinasikan keduanya. Ini sesuai dengan keinginan Anda, berdasarkan kondisi mobil yang tentunya berubah karena usia. Jadi bisa kondisinya seerti ini, di tiga tahun pertama Anda memakai asuransi all risk. Namun mengingat kondisi kendaraan yang makin tua makin mahal preminya, maka bisa saja, di tahun keempat, Anda beralih ke asuransi TLO.

BAGAIMANA MENGHITUNG PREMI?

Berdasarkan ketetapan di dalam Surat Edaran OJK Nomor: SE-06/D.05/2013 tentang Penetapan Tarif Premi, maka wilayah kendaraan beroperasi, akan mempengaruhi besaran premi.

Pembagian wilayahnya adalah:

- Wilayah I meliputi Sumatera dan kepulauan di sekitarnya
- Lalu Wilayah II meliputi Jakarta, Banten, dan Jawa Barat
- Kemudian Wilayah III semua daerah di Indonesia yang tidak termasuk ke dalam Wilayah I dan II

Selain masalah wilayah, besaran harga jual kendaraan juga menjadi faktor penentu besarnya asuransi kendaraan. Semakin mahal harga kendaraan, makin kecil persentase premi. Selain itu, untuk biaya resiko, perusahaan asuransi juga memberlakukan premi tambahan minimal sebesar Rp300 ribu per kejadian.

Premi Asuransi TLO

Misalkan saja Anda baru saja membeli mobil seharga Rp200 juta dengan domisili Kota Jakarta. Lalu mengansuransikan mobil Anda dengan cara TLO, karena tidak mau menanggung risiko kerusakan atau kehilangan.

Untuk harga mobil kisaran Rp125 juta hingga Rp200 juta dengan domisili di Jakarta, berdasarkan peraturan OJK, premi asuransi TLO adalah 0,44-0,53 persen. Maka pihak dealer mobil, kemudian menerapkan premi sebesar 0,49 persen, sesuai dengan hitungan di atas.

Sehingga perhitungannya menjadi: 0,49 persen x Rp200 juta = Rp980 ribu

Dengan premi ini, pihak asuransi wajib mengganti kerugian sesuai dengan harga mobil yang Anda beli waktu itu, apabila Anda mengalami musibah hingga mobil ringsek.

Pertanyaannya, sampai kapan asuransi TLO ini berlaku?

Asuransi TLO ini biasanya punya masa berlaku satu tahun. Sedangkan uang pertanggungan jaminan akan selalu berkurang di tahun berikutnya. Karena nilai mobil menyusut tiap tahunnya. Oleh karena itu, jangan pernah lupa mencocokkan antara premi, nilai mobil, dan uang pertanggungannya, ketika akan bayar premi di tahun berikutnya.

Premi Asuransi All Risk

Lain ceritanya, jika Anda mengasuransikan mobil dengan asuransi all risk. Selain premi yang dibayarkan juga lebih besar, manfaatnya pun lebih luas.
Besaran premi asuransi all risk untuk harga mobil Rp200 juta di wilayah Jakarta adalah 2,47-2,72 persen. Kalau pihak dealer menetapkan premi asuransi sebesar 2,5 persen, Anda pun harus membayar Rp5 juta per tahun buat asuransi.

Coba dihitung, misalkan bumper mobil Anda penyok akibat ditabrak sepeda motor. Karena Anda tidak mengasuransikan mobil secara All Risk, maka Anda harus keluar biaya sendiri sebesar:

- Biaya reparasi bumper Rp500 ribu
- Cat Rp500 ribu

Apabila tak punya asuransi, Anda harus membayar Rp1 juta untuk reparasi mobil. Sedangkan dengan asuransi all risk, Anda cukup membayar Rp300 ribu per kejadian sebagai biaya risiko.

PERLUASAN PERTANGGUNGAN

Anda juga bisa meminta perluasan pertanggungan kepada pihak asuransi. Tetapi, tentu tidak gratis. Misalnya saja karena di Jakarta, sering ada demonstrasi, Anda ingin melindungi mobil Anda karena takut dirusak massa.

Yang harus Anda bayarkan untuk asuransi All Risk adlah 0,05 persen, atau sebesar 0,35 persen untuk asuransi TLO. Tapi sesuai peraturan OJK, itu adalah rate premi minimum. Sedangkan esarannya nanti tergantung perusahaan asuransi yang Anda dipilih.

Untuk kejadian-kejadian seperti sabotase, terorisme, dan kecelakaan diri penumpang, maka kendaraan bisa ikut dilindungi dengan adanya perluasan tanggungan dimaksud. Biasanya, ini tidak ditanggung oleh asuransi kendaraan bermotor.

Setelah tahu segala perhitungan asuransi, mudah-mudahan tidak ada lagi salah pengertian dengan pihak asuransi. Untuk mengetahui besaran hitungan sesuai kota Anda, bisa ditanyakan langsung ke pihak asuransi atau lembaga berkompeten lainnya.

sumber: topmetro.news

Rabu, 02 Mei 2018

Minum Air Dingin tak Baik untuk Kesehatan

MINUM air dingin (air es), katanya ampuh menyegarkan tenggorokan sekaligus melepas dahaga. Benarkah demikian? Mungkin saat masih mengalir dari mulut hingga ke lambung, bisa jadi ada rasa segar.

Tapi sesudah itu, apakah rasa segar tadi akan bertahan? Banyak orang mengatakan, sesudah minum, malah terasa kurang nyaman di perut maupun kerongkongan. Perut terasa kembung sementara kerongkongan malah terasa kering dan lebih cepat kembali haus.

Dan ternyata, terlalu sering mengonsumsi air dingin tidak baik buat kesehatan tubuh. Ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebiasaan minum air dingin atau air es.

Berikut ini adalah dampak negatif akibat minum air dingin

Iritasi Tenggorokan
Terlalu sering mengonsumsi air dingin secara terus menerus dapat menyebabkan iritasi dan peradangan tenggorokan yang akan membuat kita merasa sakit pada saat menelan. Parahnya lagi, kalau masih terus-terusan mengonsumsi air dingin akan menyebabkan batuk hingga pembesaran amandel.

Perut Buncit
Di dalam perut kita terdapat bantalan lemak yang berfungsi untuk menghangatkan makanan dan minuman yang masuk ke dalam perut, termasuk air dingin yang kita konsumsi. Nah, kalau semakin banyak air dingin yang kita konsumsi, bantalan lemaknya pun akan semakin bertambah. Penumpukan lemak inilah yang kemudian membuat perut semakin membucit.

Kembung
Meminum air dingin setelah makan bisa meningkatkan gas dan asam lambung yang membuat jaringan perut menjadi tegang. Hal tersebutlah yang membuat perut menjadi kembung.

Menggagalkan proses penghancuran lemak
Mengonsumsi air dingin nggak baik buat siap saja yang sedang menjalani diet. Karena air dingin dapat menggagalkan proses pembakaran lemak dalam tubuh.

Lebih cepat merasa haus
Merasa baru saja minum air dingin tapi sudah merasa haus lagi? Ternyata meminum air dingin setelah makan bisa mengacaukan stabilitas keseimbangan tubuh. Dan menyebabkan seseorang lebih cepat merasa haus kembali bahkan setelah minum air dingin.

Gangguan fungsi pencernaan
Air dingin bisa mengubah makanan berlemak yang kita konsumsi menjadi padat. Hal tersebut disebabkan dengan adanya peningkatan massa di dalam jaringan perut sehingga mengganggu kinerja pencernaan. Nggak cuma itu, meminum air dingin pada pagi hari juga nggak baik buat tubuh. Times Of India, mengatakan bahwa mengonsumsi air dingin pada pagi hari dapat berubah menjadi racun bagi pencernaan.

Itulah beberapa dampak negatif akibat minum air dingin. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk minum air segar. Air segar adalah yang suhunya netral karena pangaruh suhu udara di sekelilingnya. Bukan karena es.

sumber: topmetro.news

Menyoal Istilah Samosir Kepingan Surga

SAYA tergelitik dengan sebuah ucapan bernada protes dalam sebuah grup WA. Seseorang di grup WA parSamosir itu minta agar jangan lagi men...